Optimasi Jalur Pengangkutan Sampah pada TPS Kota Bandung Berbasis Sistem Informasi Geografis Menggunakan Algoritma Dijkstra
- Penulis
-
-
Fanny Assyifa
universitas langlangbuana
-
- Kata Kunci:
- Sistem Informasi Geografis; Optimasi Rute; Algoritma Dijkstra; Transportasi Sampah; Analisis Jaringan Spasial
- Abstrak
-
Pengelolaan sampah perkotaan memerlukan sistem transportasi yang efektif, khususnya dalam menentukan rute optimal dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di Kota Bandung, penentuan rute pengangkutan sampah umumnya dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman pengemudi, sehingga berpotensi menimbulkan jarak tempuh yang tidak efisien dan peningkatan waktu operasional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem optimasi rute berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menentukan rute pengangkutan sampah yang efisien. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan dukungan analisis spasial terhadap lokasi TPS, lokasi TPA, dan jaringan jalan. Algoritma Dijkstra diterapkan dalam analisis jaringan spasial untuk menghitung jalur terpendek dan mengestimasi jarak tempuh antar lokasi. Sistem ini memvisualisasikan rute optimal melalui peta digital guna mendukung perencanaan operasional dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan menghasilkan rute yang lebih pendek dan terstruktur dibandingkan perencanaan manual, sehingga dapat menjadi alat pendukung keputusan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan transportasi sampah perkotaan di Kota Bandung.
- Unduhan
-
Data unduhan tidak tersedia.
- Referensi
-
REFERENSI
[1] Z. Zhang, X. Qin, and Y. Zhao, “GIS-based route optimization for municipal solid waste collection,” Environmental Modelling & Software, vol. 134, 2020, doi:10.1016/j.envsoft.2020.104848.
[2] H. Kim, S. Kim, and J. Park, “Optimizing municipal solid waste collection using GIS and shortest path algorithms,” Journal of Environmental Management, vol. 295, 2021, doi:10.1016/j.jenvman.2021.113100.
[3] P. A. Burrough and R. A. McDonnell, Principles of Geographical Information Systems. Oxford, U.K.: Oxford University Press, 2015.
[4] P. A. Longley, M. F. Goodchild, D. J. Maguire, and D. W. Rhind, Geographic Information Systems and Science, 4th ed. Hoboken, NJ, USA: Wiley, 2015.
[5] R. Rusdi, A. Pratama, and S. Widodo, “Implementation of spatial tracking systems using geographic information systems,” International Journal of Advanced Computer Science and Applications, vol. 12, no. 4, pp. 233–240, 2021, doi:10.14569/IJACSA.2021.0120428.
[6] R. Pratama and A. Nugroho, “Application of Dijkstra algorithm for waste transportation route optimization,” Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, vol. 7, no. 2, pp. 120–128, 2021, doi:10.20473/jisebi.7.2.120-128.
[7] M. Ardiansyah and D. Setiawan, “Geographic information system-based route optimization for municipal waste collection,” Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science, vol. 25, no. 1, pp. 345–352, 2022, doi:10.11591/ijeecs.v25.i1.pp345-352.
[8] B. Suharso and N. Fadila, “Shortest path analysis for urban waste management using Dijkstra algorithm,” Journal of Physics: Conference Series, vol. 2421, 2023, doi:10.1088/1742-6596/2421/1/012045.
[9] S. Chaudhary, R. K. Shukla, and P. Kumar, “GIS-based vehicle routing problem for solid waste management,” Sustainable Cities and Society, vol. 64, 2021, doi:10.1016/j.scs.2020.102574.
[10] A. Tirkolaee, P. Abbasian, and M. Weber, “Sustainable multi-trip location-routing problem for waste management,” Science of the Total Environment, vol. 756, 2021, doi:10.1016/j.scitotenv.2020.143607.pp. 233–240, 2021, doi:10.14569/IJACSA.2021.0120428.
- Unduhan
- Diterbitkan
- 2026-07-08
- Bagian
- Artikel
- Lisensi
-
Hak Cipta (c) 2026 Fanny Assyifa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


